Connect with us

10 Tips Mudah Untuk Mengubah Hari Yang Biasa Menjadi Luar Biasa

Inspirasi

10 Tips Mudah Untuk Mengubah Hari Yang Biasa Menjadi Luar Biasa

Thomas Barwick via Getty Images

Meskipun hari-hari tertentu terasa susah payah, hari-hari lain berlalu dalam satu demi satu momen ajaib. Namun jika kamu memecahnya, apa yang memisahkan hari yang biasa dengan hari yang istimewa sering kali kecil sekali sehingga sulit ditentukan.

Untuk membantu kamu mengubah setiap hari dari biasa menjadi luar biasa, ada 10 tips yang kami yakin akan mengubah “huh” menjadi “wah”. Ini semua tentang menghubungkan dengan orang lain, memperlakukan tubuh kamu dengan benar dan mencoba hal-hal baru, semuanya bisa dengan mudah dicapai tanpa membuang rutinitas kamu atau menghabiskan uang. Nah mari kita mulai.

1. Makanlah sesuatu yang kamu sukai

Sementara diet rendah gula dan ditambah dengan sayuran dan protein adalah apa yang disarankan oleh pedoman gizi baru (dan kebanyakan ahli), pastikan kamu memakan—dan menikmati—setidaknya satu makanan yang kamu sukai setiap hari, menurut Dr. Michelle Mei, penulis “Eat What You Love, Love What You Eat”. Nah, kita tidak berbicara tentang cupcake ukuran super atau segepok keju. Namun, bukannya membatasi diri, latihlah makan sepenuh kesadaran dan beri tubuh kamu gizi yang dibutuhkan serta sesuatu yang kamu benar-benar inginkan. Hasilnya: perut kenyang untuk melengkapi kepuasan kamu.

2. Bermainlah

Kali lain anak-anak kamu meminta kamu bermain, kata Shonda Rhimes, pencipta acara TV hit “Grey Anatomy” dan “Scandal”, katakan saja ya. Itulah yang dia lakukan selama 365 hari penuh, latihan yang merupakan bagian dari perbaikan kehidupan yang lebih besar, yang dia ceritakan dalam memoar barunya, “Year of Yes”. Manfaatnya, yang umumnya berupa hanya permainan 10 sampai 15 menit di atas lantai, dua kali lipat: selain tiga anak perempuan Rhimes gembira mengalami waktu satu-satu, dia sendiri juga menikmatinya. Jika itu bukan alasan yang cukup untuk menghentikan apa yang kamu lakukan dan mulai bersenang-senang, penelitian ilmiah telah menunjukkan bahwa bermain membuat kita semua lebih teratur, kurang stres, dan umumnya lebih sehat. Ada yang punya buku mewarnai dewasa?

3. Panggil orang yang tebersit di pikiran kamu.

Entah itu nenek kamu, anak kamu, atau teman baik sekolah menengah kamu, kamu mungkin punya seseorang yang kamu pikirkan sepanjang waktu, tapi sepertinya tidak pernah terhubung dengan mereka. Meskipun mungkin ada banyak sekali alasan mengapa sekarang bukan waktu yang tepay untuk menelepon, terimalah bahwa kamu mungkin tidak pernah punya cukup waktu untuk percakapan panjang yang kamu inginkan, dan hanya menelepon saja. Poin tambahan jika kamu melakukan obrolan video dadakan. Meskipun kamu tersambung hanya selama beberapa menit dan tidak bisa mencakup substansi nyata apa pun, kalian berdua cenderung menutup telepon dengan merasa nyaman.

4. Luangkan waktu untuk merenung

Bahkan dengan meluangkan beberapa momen perenungan yang tenang setiap kali kamu bisa mengupayakannya bisa menimbulkan perasaan positif dan getaran yang lebih tenang. Apa yang telah berjalan dengan baik dalam kehidupan kamu yang kamu ingin luangkan waktu lebih banyak? Mungkin kamu punya kebiasaan lari baru atau membaca sebuah buku bagus. Pikirkan tentang seberapa nyaman kegiatan ini membuat kamu merasa, bahkan ketika kamu sedang tidak aktif melakukannya, dan kamu akan membuat siklus positif secara real-time. Jika pikiran kamu negatif, renungkan juga—tanpa penilaian. Dari sana, itu tentang mencari tahu cara untuk mengurangi jumlah waktu yang kamu habiskan pada kegiatan-kegiatan yang menguras kamu … dan kembalilah pada yang baik.

5. Keluarlah ke alam bebas.

Udara segar, semilir angin, kicau burung. Mengalami alam bebas—bahkan beberapa menit saja sehari—membuat semua orang merasa nyaman. Penelitian bahkan mendukung ide ini. Dan bahkan, jika tidak mungkin untuk melakukan hiking pada hari yang cerah atau melakukan apa-apa di luar ruangan pada hari yang suram, udara segar saja bisa menciptakan keajaiban itu. “Kamu harus duduk di alam bebas selama 20 menit sehari,” menurut pepatah Zen, “kecuali kamu sibuk, maka kamu harus duduk selama satu jam.”

6. Belajar (atau mencoba) sesuatu yang baru

Kecuali kamu anak-anak, mungkin sudah lama sejak kamu melakukan ini. Tapi pikirkan kembali terakhir kalinya kamu mengalami pengalaman yang sama sekali baru, dan kamu mungkin akan ingat bahwa itu membuat kamu merasa cukup bagus. Karena, entah kamu mencoba resep baru, mengunjungi museum untuk pertama kalinya, atau akhirnya berselancar atau kursus bahasa Spanyol, kamu mungkin merasa benar-benar terlibat ketika kamu melakukannya, dan bangga pada diri sendiri setelah menyelesaikannya.

7. Perkuat ikatan dalam komunitas kamu

Jika kamu ingin merasa seolah-olah kamu bagian dari sesuatu—dan penelitian menunjukkan bahwa sangatlah penting bagi kesehatan maupun kesejahteraan umum kamu bila memelihara keluarga dan kehidupan masyarakat—letakkan telepon dan luangkan beberapa menit untuk mengobrol dengan tetangga kamu, guru anak-anak kamu, atau barista yang kamu temui setiap hari.

8. Buatlah sesuatu

Lepaskan semua keraguan tentang kemampuan kreativitas kamu, dan mulailah memupuk mimpi artistik kamu sendiri. Itulah saran dari Elizabeth Gilbert, penulis buku laris “Eat, Pray, Love”, dalam buku barunya, “Big Magic: Creative Living Beyond Fear”. Kita semua punya cerita yang ingin kita sampaikan, hal-hal yang ingin kita buat, atau proyek-proyek yang ingin kita kejar, tapi kemungkinannya, satu-satunya hal yang menahan kita adalah diri kita sendiri. Jadi hari ini adalah hari yang sebaik hari apa pun untuk memulai dari yang kecil dan melangkah tanpa pengharapan. Ceritakan kepada anak-anak cerita pengantar tidur baru, atau lukislah gambar pohon yang indah di halaman belakang rumah. Jangan heran jika kamu ketagihan dan ingin membuat lebih banyak lagi.

9. Buatlah rencana

Entah kamu memesan perjalanan eksotis, memesan tempat wisata baru di kota, atau sekadar menetapkan tanggal untuk bertemu dengan teman lama, sekadar tindakan membuat rencana bisa memberimu sesuatu untuk dinantikan bahkan pada hari yang paling membosankan.

10. Berdamailah

Tidak peduli bagaimana hari kamu, ingatlah bahwa ketika hari itu berakhir, itu artinya hari sudah berakhir. Tapi sebelum kamu tidur, pilihlah satu momen favorit dan tuliskan. Gilbert menyimpan “Stoples Kebahagian” tempat dia memasukkan secarik kertas pada akhir setiap hari dengan memori paling bahagia tertulis di atasnya. Pada akhirnya, ini menjadi “latihan rohani paling penting” baginya, yang telah membantunya melihat bahwa momen-momen bahagia dapat ditemukan dalam hal-hal terkecil. Jadi mengapa tidak? Ini tidak butuh waktu sama sekali dan mungkin justru mengubah hidup kamu. (Chevrolet Malibu, Huffington Post)

Continue Reading
You may also like...
Comments

More in Inspirasi

To Top