Connect with us

10 Cara Ampuh untuk Menentukan Arah Hidup (Tanpa Buang Banyak Waktu)

Life

10 Cara Ampuh untuk Menentukan Arah Hidup (Tanpa Buang Banyak Waktu)

shutter_m via Getty Images

Setelah membaca tulisan ini kamu akan lima menit lebih dekat dengan kematian kamu. Mudah-mudahan apa yang kamu baca bernilai buat waktumu.

Waktu berdiri di pusat kehidupan kita. Kita tidak pernah merasa punya cukup waktu. Kita ingin membuat pilihan yang tepat untuk masa depan, tapi kita khawatir buang-buang waktu. Kita ingin menemukan arah yang benar sebelum waktu habis.

Kita termotivasi dan ambisius. Kita ingin mencari jalan yang benar dan membuat keputusan yang tepat bila menyangkut masa depan, tapi ada kemungkinan kamu akan menghabiskan berbulan-bulan atau bertahun-tahun mengejar sesuatu yang mungkin tidak sebanding dengan waktu dan usaha kamu.

Jadi bagaimana kamu mempersempit keputusan kamu dan mulai mengambil tindakan di dunia penuh kemungkinan tak terbatas?

Tidak ada jawaban ringkas untuk pertanyaan ini, tapi ada beberapa cara untuk membuat kamu berada di arah yang tepat.

1. Mulailah dengan apa yang kamu benci

Guru kesuksesan kamu yang ramah akan menyuruhmu untuk menemukan sesuatu yang kamu suka kerjakan dan mengejar renjana kamu. Bagaimana dengan menggunakan proses eliminasi sebagai gantinya? Apa yang kamu benci? Jenis hidup atau jalan karier apa yang kamu tidak ingin jalani? Kamu akan berpikir orang-orang akan mempertimbangkan hal ini sebelum memilih karier, tapi tidak selalu seperti itu. Jika kamu benci struktur dan disiplin, jangan bekerja di sebuah perusahaan dengan pedoman yang ketat. Jika kamu benci duduk di balik bilik, temukan cara untuk bekerja dari rumah.

2. Cari tahu apakah kamu seorang pemain A, B, atau C

Pakar media sosial dan pemasaran Gary Vaynerchuk percaya kita perlu dengan kejam mengaudit diri dan berhenti bercanda dengan diri sendiri tentang siapa diir kita. Beberapa orang tidak dimaksudkan untuk menjadi wirausahawan atau pendiri usaha rintisan. Beberapa orang lebih cocok di posisi yang lebih rendah dalam suatu organisasi. Umum bagi perusahaan untuk mempromosikan orang ke titik ketidakmampuan. Butuh kerendahan hati untuk memiliki tingkat kesadaran diri yang tinggi dan menyadari bahwa jalan tertentu bukanlah untuk kamu.

3. Pergilah ke luar dan lihatlah bintang-bintang di malam hari

Berkendaralah ke pedesaan pada malam hari dan habiskan satu jam melihat bintang-bintang. Selagi kamu melihat mereka, pikirkanlah tentang luasnya alam semesta. Ini akan membuat kamu merasa kecil dan tidak berarti. Kadang-kadang kita begitu khawatir tentang membuat pilihan yang salah karena mereka tampak begitu penting. Tapi kenyataannya adalah bahwa tidak apa pun yang kamu lakukan di sini benar-benar “penting”, dan alam semesta toh tidak peduli tentang kamu.

4. Gunakan lari cepat 90 Hari

Suhu bisnis dan pakar manajemen Peter Drucker merencanakan kehidupannya dalam tahapan 18 bulan. Dia akan menuliskan visinya akan ke mana dia 18 bulan dari sekarang dan kemudian dia akan membandingkan apa yang benar-benar terjadi dengan rencananya untuk mendapatkan umpan balik. Jika kamu khawatir buang waktu terlalu banyak, kamu bisa memecahnya lebih jauh dan menggunakan lari cepat 90 hari untuk penetapan tujuan. Jangka waktu ini memberimu ruang yang cukup untuk menjelajahi tanpa buang-buang waktu terlalu banyak.

5. Wawancarailah 10 orang yang sudah melakukan apa yang kamu ingin lakukan

Untuk melihat seperti apa itu sebenarnya. Kadang-kadang apa yang kamu bayangkan dan apa yang nyata benar-benar berbeda. Kamu bisa melakukan percakapan dengan salah satu orang-orang ini dan menyadari bahwa kamu benar-benar tidak ingin mengejar jalan itu. Tanyai mereka pertanyaan yang tepat. Tanyakan kepada mereka tentang perjuangan dalam mengikuti jalan itu. Tanyakan kepada mereka bagaimana mereka tahu jalan ini tepat untuk mereka. Tanyakan kepada mereka apa yang akan mereka lakukan jika mereka adalah dirimu.

6. Buatlah pernyataan pandangan dunia

Saya belajar latihan ini dari penulis sukses Jeff Goins. Pernyataan pandangan dunia membantu kamu membentuk persepsi kamu tentang dunia dan bisa memberikan bimbingan pada arah yang harus kamu jalani. Pernyataan pandangan dunia kamu adalah sebagai berikut “Semua __________ harus ________.”

Pernyataan pandangan dunia saya adalah “Semua orang harus membangun kehidupan di sekitar bakat alami dan kekuatan mereka.” Ini membantu membimbing saya ke arah berbagi pengetahuan saya tentang pengembangan pribadi dengan orang lain untuk membantu mereka.

7. Berpikir

Kamu berpikir sepanjang waktu, tapi pemikiran yang terganggu dan tidak fokus. Luangkan waktu untuk tidak melakukan apa pun lagi selain berpikir bisa menghasilkan penemuan serius. Bill Gates melakukan retret dua minggu setiap tahun hanya untuk berpikir. Mungkin kamu bisa memulai dengan 30 menit—untuk sendirian dengan pemikiran kamu dan menentukan pilihan yang kamu ingin buat untuk masa depan.

8. Uji penyesalan

Kamu bisa menggunakan penyesalan untuk menentukan apakah kamu harus bergerak ke arah tertentu. Lihatlah akhir kehidupan kamu. Jika kamu tidak mengejar apa yang kamu pikirkan, akankah kamu pada akhirnya menyesalinya bila semuanya sudah usai? Ada bagian kedua dari tes ini. Sekali lagi, lihatlah akhir kehidupan kamu. Jika kamu mencoba dan segalanya tidak berhasil, akankah kamu merasa damai mengetahui kamu sudah mencobanya? Jika kamu bisa menjawab ya pada kedua pertanyaan itu, kamu mungkin sudah di jalur yang benar.

9. Uji bandara

Saya belajar tentang teknik ini sambil mendengarkan wawancara podcast dengan Pat Flynn. Beginilah cara tes bandara bekerja. Bayangkan lima tahun dari sekarang dan kamu bertemu seorang teman lama. Teman kamu bertanya bagaimana kabarmu dan apa yang sedang kamu kerjakan. Mengingat bahwa kamu telah menghabiskan 5 tahun membangun kehidupan impian kamu, apa respon kamu nantinya? Tes bandara memanfaatkan “rencana 5 tahun” yang membosankan dan menjadikannya lebih seksi.

10. Bergerak langsung menerjang ketakutan dan keraguan diri

Ketakutan dan keraguan diri mendapatkan reputasi buruk. Jika kamu mengejar sesuatu yang tidak menakut-nakuti kamu, itu tidak sebanding dengan waktu kamu. Semakin kamu merasa seperti seorang penipu, semakin kamu merasa takut, dan semakin kamu meragukan diri sendiri, semakin besar kemungkinan kamu berada di jalur yang benar.

Kamu tidak perlu menaklukkan ketakutan. Kamu bisa membangun hubungan simbiosis dengannya. Rasa takut kamu akan mendorong kamu. Tindakan yang kamu ambil akan menciptakan tantangan lebih besar di masa depan yang akan membuat kamu lebih takut lagi. Siklus ini akan terus berlanjut dan dari waktu ke waktu kamu dan ketakutan akan berteman.

Kamu akan menyadari bahwa kamu butuh satu sama lain. Ketakutan ada untuk mengingatkan kamu agar berusaha keras—bahwa menyelam ke dalam sensasi ketidakpastian membuat kamu merasa lebih hidup. Kamu akan menjadi mitra tanding bagi ketakutan dan berusaha mengalahkannya dalam setiap kesempatan yang kamu dapatkan.

Menjadi nyaman, stabil, pasti, dan membosankan mungkin terasa bagus untuk sementara waktu. Tapi pada titik tertentu, sebuah gelombang penyesalan raksasa akan datang mengempas kamu. Kamu akan tenggelam di dalamnya dan tenggelam lebih dalam setiap hari sampai kamu tidak bisa muncul lagi ke permukaan.

Sejujurnya, sebagian besar dari kamu akan berakhir seperti ini. Tapi beberapa dari kamu akan belajar untuk bergerak secara bersamaan dengan rasa takut. Kamu adalah tipe orang yang ada di pagar. Yang membaca tulisan seperti ini karena kamu gatal untuk bertindak. Itulah alasan mengapa saya menulis untuk menginspirasi berulang-ulang sampai kamu akhirnya melakukan lompatan.

Jika kamu tidak bisa melakukannya untuk diri sendiri, lakukannya untuk saya. Karena saya ingin kamu melakukannya. Karena menambahkan satu anggota lagi ke dalam kumpulan saya dan mengurangi satu orang dari kumpulan manusia yang putus asa diam-diam adalah apa yang membuat saya merasa hidup.

Mungkin kamu akan melakukan tindakan kamu sekarang. Mungkin minggu depan. Mungkin tidak pernah. Saya akan selalu berada di sini menunggumu. Tapi jika kamu sudah siap sekarang, ayo kita lakukan. (Ayodeji Awosika)

Continue Reading
You may also like...
Comments

More in Life

To Top